Guardiola Menolak Manchester City Dicap Sebagai Underdog

0
141
Guardiola Menolak Manchester City Dicap Sebagai Underdog
Guardiola Menolak Manchester City Dicap Sebagai Underdog

AngpaosportGuardiola Menolak Manchester City Dicap Sebagai Underdog – Guardiola tolak Manchester City dicap tim underdog di Liga Inggris jelang laga penting melawan Liverpool. Ia ikut mengomentari keangkeran Anfield.

Pep Guardiola dilaporkan The National menyadari fakta sulitnya menang di Stadion Anfield. Hari ini mereka akan menghadapi Liverpool yang telah mengambil 58 poin dari kemungkinan 60 dan masih menjadi klub yang tak terkalahkan di 45 pertandingan kandang Liga.

The Sky Blues akan bepergian ke Barat tanpa Ederson, Aymeric Laporte dan Leroy Sane (cedera) dan dengan keraguan avid Silva dan Rodri bisa dimainkan nantinya. Raheem Sterling, Gabriel Jesus, Kevin de Bruyne atau Sergio Aguero belum juga membuka keran gol mereka sebesar-besarnya di Anfield.

Meski begitu Pep tetap akan mendatangi Merseyside tanpa ogah berpikir jika mereka adalah tim papan rendah. “Apa sih artinya menjadi orang luar? (tidak difavoritkan jadi juara)” ujar Pep.

Guardiola Tetap Akui Manchester City Sulit Menang di Anfield

“Publik berkata: ‘Tim kamu adalah tim luar atau tidak, tim yang Underdog atau tidak’. Saya tidak pernah pergi ke pertandingan dengan perasaan seperti orang luar dan merasa seperti saya tidak akan menang.”

“Yang jelas saya tidak akan pergi naik bus ke Anfield dengan berpikiran saya akan kalah di pertandingan itu. Pemikiran seperti itu tidak pernah ada sepanjang karir saya. Selalu saya memiliki perasaan bahwa jika kami melakukan hal yang sudah direncanakan untuk dilakukan, kami pasti akan memiliki kesempatan untuk menang di pertandingan.”

Tidak peduli dengan segala kritik, klub ini sering kali menjadi Underdog sebelum Pep jadi pelatih di sana, namun ia masih berjuang. Judi Online “Saya tidak bisa menjelaskannya (kenapa tim jadi underdog sebelum ia datang. Saya hanya bisa menjelaskan periode saya di sini saja ketika kami bermain di sana.”

“Musim lalu kami berada di menit-menit terakhir untuk menang dan melewatkan penalti. Tidak mudah untuk pergi ke Camp Nou (lawan Barcelona) atau ke Madrid atau melawan Bayern Munchen atau melawan Juventus. Saya tidak terlalu percaya pada statistik tetapi bertanding selama 38 tahun hanya untuk menang satu waktu saja berarti memang menunjukkan betapa sulitnya bertanding dan menang di Anfield.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here